Kalahkan Persijap dengan Bomber Tingkok

Meski baru saja kalah di dua laga terakhir, Persik punya sedikit modal untuk menjamu Persijap Jepara malam ini. Selain main di kandang sendiri dan dengan kekuatan penuh, Macan Putih punya harapan baru dalam diri striker baru Zhang Shuo. “Semoga Zhang Shuo bisa terus melanjutkan produktivitasnya,” harap pelatih Persik Agus Yuwono. Itu tak lepas dari penampilan gemilang Shuo di laga sebelumnya. Mantan striker tim nasional Tiongkok itu berhasil memborong dua gol saat Persik menantang tuan rumah PSM Makassar (17/3) lalu. Agus mengaku bahwa saat itu Shuo, berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai striker jempolan. Sebab menurutnya gol yang tercipta bukan gol yang mudah. Baca lebih lanjut

Iklan

Persik KO di Makasar

Makassar – Pertandingan PSM Makassar menghadapi Persik Kediri diwarnai hadirnya delapan gol. PSM akhirnya berhak keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 5-3. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Andi Matalatta, Makassar, Rabu (17/3/2010), itu, PSM unggul terlebih dahulu melalui gol Heru Nerli di menit 21. Tiga menit berselang, pemain Korea Selatan Park Jung Hwan menambahkan skor sehingga PSM memimpi 2-0. Heru Nerli mencetak gol keduanya di menit 43 sehingga tim ‘Juku Eja’ memimpin 3-0 saat turun minum. Memasuki babak kedua, penyerang PSM asal Paraguay, Osvaldo Moreno, menambah gol bagi timnya di menit 60. Dengan skor 4-0, PSM nyaris membalas dendamnya ketika dihantam dengan skor yang sama ketika bermain di Kediri di putaran pertama. Baca lebih lanjut

Persikmania Tuntut Pelatih Mundur

Kekalahan beruntun yang dialami Persik Kediri, membuat Persikmania Gerah. Siang ini (24/2) ratusan Persikmania_sebutan pendukung Persik Kediri, memenuhi sepanjang jalan PK. Bangsa, tepatnya di depan taman Makam Pahlawan. Mereka berdemo menuntut Bendahara Persik Kediri-Suryadi mundur dari jabatan.
Selain itu para Persikmania juga menuntut Walikota Kediri dr. Samsul Ashar mundur, apabila Persik terus mengalami degradasi. Bahkan Persikmania menuntut pada Walikota, agar tak lagi mengaku menjadi warga Kediri, bila tidak bisa memenangkan Persik
.

TKW 7 Tahun, Pulang Bunuh Diri

BADAS – Umi Jaziroh, 33, warga Dusun Balongrejo, Desa Badas, Kecamatan Badas, kemarin sekitar pukul 10.00 ditemukan bunuh diri dengan cara gantung diri. Diduga, dia depresi setelah pulang dari Malaysia sebagai tenaga kerja wanita (TKW) selama 7 tahun. Kejadian itu pertama kali diketahui oleh ibunya, Surotin, 55. Kapolsek Pare, AKP Agus Garbo, menjelaskan Jaziroh diduga depresi karena merasa tidak membawa hasil yang diharapkan selama bekerja di luar negeri. “Berdasarkan keterangan keluarganya, korban mulai stres sejak pulang dari Malaysia, sekitar satu tahun lalu,” ungkap perwira dengan tiga strip di pundak tersebut. Baca lebih lanjut

Boleh di Sembarang Tempat

Tidak Ada Regulasi tentang Konstruksi dan Lokasi Reklame

KEDIRI- Pemkot ternyata belum memiliki regulasi khusus yang mengatur pemasangan papan reklame di wilayahnya. Sehingga, siapa pun bisa mendirikan tanpa memedulikan kelayakan dan keamanan konstruksinya. Kepala Kantor Pelayanan Perizinan (KPP) Kota Kediri Agus Suhariyanto mengakui, perda 4/2001 yang dimiliki selama ini hanya mengatur pajak dan izin pendiriannya. Sedangkan, persyaratan tentang lokasi dan konstruksinya belum diatur secara detail. “Kebanyakan hanya mengatur tarif pajak reklame,” akunya kepada Radar Kediri kemarin. Inilah yang menyebabkan KPP tidak bisa menentukan konstruksi yang harus dipenuhi oleh pemasang. Bersama tim yang beranggotakan dinas tata ruang, kebersihan, dan pertamanan (DTRKP), serta dinas pekerjaan umum (DPU), mereka hanya bisa memantau. Juga, mengimbau untuk diganti jika menemukan bangunan reklame yang tidak layak. “Tapi, kalau sampai ambruk, kami akan minta pemasang bertanggung jawab,” lanjutnya. Pantauan Radar Kediri, ambruknya papan reklame kala hujan deras disertai angin kencang tak terlepas dari lokasi dan konstruksinya yang tidak layak. Yakni, hanya menggunakan bambu dan pipa gas. Bukan pipa air yang lebih tebal dan kokoh. Hal ini dibenarkan oleh Kabid Perencanaan DPU Heru Swachmanto. Kata dia, konstruksi itu tidak layak digunakan karena rapuh. “Mudah ambruk dan bengkok jika tertiup Baca lebih lanjut

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!