Mahkluk Hidup Tak Pernah Mati

Abadi, tidak pernah mati

Mahkluk hidup pasti akan mati saat tua atau ketika masa kehidupannya sudah berakhir. Apalagi manusia, dia pasti akan mengalami akhir kehidupannya pada suatu waktu tertentu. Dan ini bakal terjadi pada setiap mahkluk hidup di dunia ini. Tidak ada yang hidup abadi. Namun, ada satu mahkluk hidup yang tidak pernah mati alias abadi. Ia adalah sejenis binatang ubur ubur yang ditemukan oleh ilmuwan di daerah kepulauan Karibia. Turritopsis spesies ubur-ubur nutricula mungkin satu-satunya hewan di dunia yang tidak pernah mati karena dia bisa menjadi muda kembali saat pada umur tertentu atau tua. Para ilmuwan mengatakan hydrozoan ubur-ubur adalah satu-satunya hewan yang diketahui dapat berulang kali dapat memutar kembali regenerasi waktu dan kembali ke awal dia tumbuh. Kuncinya terletak pada proses yang disebut transdifferentiation, di mana satu jenis sel berubah menjadi sel jenis lain. Beberapa hewan dapat menjalani transdifferentiation terbatas dan regenerasi organ, seperti salamander, yang dapat menumbuhkan kembali anggota badan. Turritopsi nutricula, di sisi lain, dapat meregenerasi seluruh tubuhnya lagi dan lagi. Para peneliti sedang mempelajari ubur-ubur untuk menemukan bagaimana mampu membalikkan dengan proses penuaan. Karena mereka dapat melewati kematian, jumlah individu adalah spiking. Mereka sekarang ditemukan di lautan di seluruh dunia bukan hanya di perairan Karibia asli mereka. “Kami melihat invasi diam di seluruh dunia,” kata Dr Maria Miglietta dari Institut Kelautan Tropika Smithsonian.

sumber : Yahoo News

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: